Seiring dengan perkembangan e-commerce, teknologi imersif seperti AR/VR dan komputasi spasial menghadirkan pengalaman taktil berbelanja di dalam toko di mana saja,
dari aplikasi seluler hingga ke rumah konsumen. Saat ini, pencarian gambar terbalik adalah
tren yang berkembang pesat yang memungkinkan konsumen mengunggah foto produk ke mesin pencari untuk mengidentifikasi barang dan gerai ritel tempat produk tersebut tersedia.
Peritel juga memanfaatkan pemindaian tubuh, data biometrik, dan platform uji coba virtual untuk menawarkan pengalaman berbelanja yang dipersonalisasi yang meningkatkan kepercayaan diri pembeli dalam keputusan pembelian dan mengurangi pengembalian. Sebagai contoh, Google menggunakan AI generatif untuk secara akurat menunjukkan seperti apa tampilan sebuah pakaian pada satu set yang terdiri dari 80 model yang mewakili berbagai jenis dan ukuran tubuh.8 Demikian pula, Teknologi Frame Advisor dari Ray-Ban memindai wajah pengguna untuk menganalisis bentuk, ukuran, dan fitur untuk mendapatkan kecocokan yang sempurna.9