Dalam perdagangan digital, setiap transaksi menceritakan sebuah kisah. Beberapa berakhir dengan persetujuan tanpa hambatan yang memperkuat kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Beberapa transaksi tertunda di tahap checkout, mengubah niat menjadi pendapatan yang hilang dan hubungan pelanggan yang renggang. Karena perdagangan digital terus berkembang di seluruh saluran dan wilayah, meningkatkan tingkat persetujuan telah menjadi salah satu tantangan paling kritis dan kompleks yang dihadapi merchant.
Transaksi digital secara inheren dapat menjadi kompleks karena melewati berbagai sistem, bergantung pada bidang data yang rumit, dan harus menyeimbangkan keamanan dengan kecepatan. Sepanjang perjalanan, informasi berharga dapat hilang, disalahartikan, atau kurang dimanfaatkan. Merchant dan pengakuisisi biasanya mengoptimalkan dalam lingkungan mereka sendiri, tetapi bahkan strategi yang paling canggih pun terbatas oleh data yang dapat mereka lihat.
Dengan bertambahnya volume online dan meningkatnya ekspektasi konsumen, berbagai kendala ini tidak lagi berkelanjutan. Konsumen semakin berharap pembayaran "berfungsi dengan baik," terlepas dari di mana mereka berbelanja atau bagaimana mereka membayar. Ketika hal itu tidak terjadi, dampaknya melampaui sekadar penjualan yang hilang. Kegagalan transaksi dapat mengikis kepercayaan, mengurangi bisnis berulang, dan mendorong pelanggan ke arah pesaing.